Hasil dan Klasemen Liga Spanyol 2015 Pekan ke-7

  • 142 Views
  • Last Post 10 October 2015
admin posted this 10 October 2015 - Last edited 10 October 2015

Hasil Liga Spanyol dan Klasemen Pekan ke-7


Tim-Tim Papan Atas Tak Puas

Liga Spanyol menghadirkan banyak kejutan tak menyenangkan bagi enam tim papan atas, dimana semuanya tidak ada yang memenangkan pertandingan. Bahkan, Celta Vigo juga tidak dapat memanfaatkan pertandingan kandang, saat harus bermain imbang di kandang sendiri saat menjamu Getafe. Deportivo La Coruna juga bermain seri 1-1 saat dijamu Granada. Di pertandingan jadwal bola yang lain, Sporting Gijon naik ke posisi 11 setelah unggul 2-1 atas Espanyol. Tim lainnya, Eibar bergerak ke posisi ketujuh setelah menang 2-0 atas Las Palmas.

Kekalahan menyakitkan lainnya diderita oleh tim besutan David Moyes saat Real Sociedad kalah 3-1 dari Malaga. Namun, Athletic Bilbao justru sedang bangkit saat unggul telak 3-1 dari Valencia yang sudah berupaya keras untuk membangun imej sebagai tim papan atas, meski kini harus puas di peringkat ke 9 klasemen liga Spanyol sementara.

Sementara itu, Real Betis justru bermain stabil sejak awal liga utama digelar, dimana tim ini berhasil unggul 2-0 dari Rayo Vallecano.

 

Atletico Madrid 1 – 1 Real Madrid (Vicente Calderon)

Luciano Vietto (83’); Benzema (9’)

Real Madrid kehilangan kesempatan untuk memuncaki klasemen sementara La Liga saat tim rival sesama kota, Atletico Madrid berhasil menyamakan kedudukan di laga derby di pekan ketujuh hasil liga Spanyol untuk musim kompetisi 2015/2016. Karim Benzema mencetak gol perdana di menit awal melalui sundulannya, setelah memanfaatkan umpan silang Dani Carvajal. Sayangnya, kegembiraan El Real tak berlangsung lama. Pasca diturunkannya Gareth Bale yang sudah pulih dari cedera di menit ke 66, Luciano Vietto justru mencetak gol balasan ke gawang El Real dari jarak dekat.

Hasil seri ini menambah panjang daftar rekor tak terkalahkan Atletico Madrid selama lima kali dari musuh bebuyutannya ini. Tapi, bukan berarti kubu Atletico girang dengan hasil ini. Sebaliknya, Diego Simeone, sang manajer, menganggap bahwa timnya sudah kehilangan dua poin. “Kita harusnya menang, bukan seri,” paparnya singkat.

 

 

Tentu, kekesalan juga menghampiri pihak Real Madrid. Sang pelatih, Rafael Benitez sangat menyesalkan beberapa kesalahan-kesalahan tidak penting yang berakibat fatal. Para pemain El Real pun tidak tampak seperti barisan para pemain bintang. Bale, yang baru saja pulih dari cedera tidak tampil terlalu garang. Hal serupa dialami juga oleh bek Real, Sergio Ramos, yang juga baru pulih dari cedera. Cristiano Ronaldo? Ia juga gagal menyaingi perolehan gol sebanyak 323 kali seperti yang sudah dicetak sang legenda Real Madrid, Raul Gonzales.

Dengan hasil ini, Real Madrid harus puas di peringkat kedua dan tidak berhasil menggeser Villareal yang tetap berada di puncak klasemen, meski tim ini kalah dari Levante.

 

Levante 1 – 0 Villareal (Ciutat de València)

Deyverson (83’)

Levante unggul 1-0 sehingga berhasil menjauh dari posisi juru kunci. Levante memiliki banyak sekali kesempatan untuk mencetak gol di babak pertama meski tim ini akhirnya diuntungkan dengan diusirnya Bojan Jokic karena kartu merah setelah menjegal Ivan Lopez dengan cukup keras.

Gol baru didapat di menit ke 83 melalui kaki Deyverson. Namun, saat pertandingan menyisakan 16 menit, Roberto Soldado hampir saja menyobek gawang Levante yang dikawal oleh Ruben, penjaga gawang Levante yang sigap membaca pergerakan Soldado.

Villareal tetap aman di puncak klasemen dengan 16 poin, sedangkan Levante berada di posisi 18 dengan poin 6. 

1 Comments
admin posted this 10 October 2015 - Last edited 10 October 2015

Sevilla 2 – 1 Barcelona (Ramon Sanchez Pizjuan)

Krohn-Dehli (52'), Iborra (58'); Neymar (74' pen.)

Sevilla mencuri perhatian publik saat membekuk tim tamu, Barcelona pada hari Sabtu, 3 Oktober lalu. Sevilla tidak hanya bangga karena mengalahkan sang juara bertahan, namun tim ini juga menjauhkan diri dari zona degradasi. Gol dari kaki Michael Krohn-Dehli memang baru muncul di menit ke 52, dimana gol ini cukup membuyarkan konsentrasi El Barca.

Belum sempat membalaskan kekalahan, tim tuan rumah menambah pundi-pundi gol untuk Sevilla, enam menit kemudian. Namun demikian, serangan lebih gencar terjadi saat Neymar diturunkan, meski tiga peluang gol yang ada tidak berhasil dimanfaatkan dengan baik. Barca memang tidak diperkuat oleh beberapa pemain inti, seperti Lionel Messi, Andres Iniesta, Rafinha, Thomas Vermaelen dan Adriano. Gol penalti Neymar di menit ke 74 tidak dapat membuat Barca selamat dari kekalahan.

 

 

Kemenangan ini adalah kemenangan perdana Sevilla atas Barcelona sejak tahun 2007. Sebaliknya, Barcelona terpaksa turun peringkat di posisi keempat dengan poin 15, serta harus menerima kenyataan bahwa tim ini sudah menelan kekalahan dua kali di musim ini.

 

 

Athletic Bilbao 3 – 1 Valencia (San Mames)

Laporte (34'), Susaeta (60'), Aduriz (69'); Parejo (20’)

Athletic Bilbao selamat dari defisit gol setelah unggul telak 3-1 saat laga kandang melawan Valencia. Padahal, justru tim tamu yang membuka pertandingan dengan gebrakan membabi buta. Bahkan, Valencia juga memanfaatkan kesempatan dari hadiah penalti di menit ke 20 melalui kaki Dani Parejo. Beruntung, tuan rumah masih bergigi dan membalas kekalahan dengan satu gol yang diciptakan oleh Aymeric Laporte, 14 menit kemudian.

Di babak kedua, Markel Susaeta menambah keunggulan tuan rumah di menit ke 60, dan kemenangan Bilbao pun sempurna saat Aritz Aduriz berhasil mengakhiri pertandingan dengan golnya di menit ke 69. Gol Aduriz adalah gol ke 51 yang ia ciptakan sejak musim 2013-14.

Hasil ini mengangkat Bilbao dari jurang degradasi dimana tim ini langsung melonjak ke peringkat ke 13 dengan 7 poin. Sementara itu, Valencia berada di peringkat ke 9 dengan poin stagnan, yakni 9.

 

 

Kubu Valencia menganggap bahwa hasil pertandingan ini bukan berarti bahwa tim ini tamat. Sang manajer, Nuno Santo berjanji akan memanfaatkan libur di pekan depan, saat libur internasional, untuk mencari solusi dari masalah-masalah di timnya.

Tim berjuluk Los Che ini sebenarnya cukup lumayan di musim lalu. Namun, di musim ini, Valencia hanya menang dari tujuh pertandingan. Kekalahan 3-1 dari Athletic Bilbao adalah kekalahan kedua Valencia di musim ini. "Kami sudah bermain bagus di babak pertama, tetapi kami tidak siap dengan gol balasan yang terjadi,” papar Nuno pasca pertandingan. Meski demikian, ia mengagumi kekuatan Athletic Bilbao di setiap lini.