Espanyol vs Real Madrid - 12 September 2015

  • 133 Views
  • Last Post 11 September 2015
admin posted this 11 September 2015 - Last edited 11 September 2015

Jadwal Liga Spanyol: Espanyol vs Real Madrid (12 September 2015)


Real Madrid Harus Kalahkan Espanyol Demi Geser Rival-Rival Berat

Perjalanan Real Madrid ke Catalunya di hari Sabtu mendatang melawan Espanyol harus menjadi awal kebangkitan El Real yang berambisi untuk meraih gelar juara La Liga tahun ini. Real Madrid punya semangat berlipat karena tim ini unggul 5-0 atas Real Betis di pekan kedua jadwal Liga Spanyol sebelumnya.

 

 

Sebaliknya, Espanyol tertantang untuk bangkit setelah kekalahan menyakitkan 3-1 saat bertanding melawan tuan rumah, Villarreal. Ambisi Espanyol untuk mengalahkan Real Madrid bakal menjadi-jadi karena jika tim ini menang, maka kemenangan tersebut adalah kemenangan ke 17 yang akan mereka nikmati. Namun, tidak mudah mengatasi Real Madrid, yang kini rupanya sudah menemukan pola permainan yang pas, meski kemenangan atas Real Betis bukan jaminan jika Real Madrid sudah berada pada puncak performa.

Empat pemain Espanyol yang selama ini menjadi andalan pasukan Sergio Gonzalez, saat mencapai 10 besar di musim lalu, sudah meninggalkan tim ini. Sebut saja kiper Kiko Casilla yang hengkang ke Real Madrid, bek Hector Moreno yang bergabung dengan PSV Eindhoven, gelandang Christian Stuani yang kini direkrut oleh Middlesbrough, dan striker andalan mereka dulu—sekaligus top skorer musim lalu—Sergio Garcia yang memilih untuk merumput di Qatar. Kini sang pelatih pun harus membangun kembali kekuatan tim yang sempat rapuh, karena kepergian empat pilar tersebut.

Tetapi, Espanyol masih patut diacungi jempol karena tim ini membuka La Liga dengan kemenangan 1-0 atas Getafe di pekan perdana, dimana penentu kemenangan adalah Salva Sevilla. Sayangnya, Espanyol harus menyerah 3-1 di pekan berikutnya dari Villareal. Sebuah kekalahan yang menyakitkan, karena dua gol Villarreal dicetak di menit-menit akhir pertandingan.

 

 

Kini, Espanyol masih mengandalkan Felipe Caicedo, pencetak gol fenomenal di menit awal saat tim ini bertanding melawan Villarreal.

 

Bagaimana dengan Real Madrid? Sebagai bos baru Real Madrid, Rafael Benitez memiliki ambisi yang sebenarnya cukup simpel: mengalahkan Barcelona dan meraih gelar juara domestik dan internasional setara dengan tim ini.

Memang, Real Madrid tidak mengawali La Liga dengan pernampilan memukau karena hanya bermain imbang tanpa gol saat bertandang ke tim promosi, Sporting Gijon. Tetapi, Benitez langsung belajar dari hasil pertandingan tersebut, dan hasilnya adalah kemenangan telak 5-0 atas Real Betis (lihat hasil liga spanyol lainnya). Apakah ini berarti era kebangkitan El Real?

Hal ini bisa saja terjadi karena dua gol yang tercipta masing-masing dari kaki Gareth Bale dan James Rodriguez, dan satu lagi dari pemain baru super mahal, Karim Benzema, telah membantu mantan manajer Liverpool ini untuk mendapatkan pujian. Kemenangan ini adalah kemenangan perdana Benitez di stadion Santiago Bernabeu. Padahal sebelumnya, Benitez dipandang sebelah mata oleh publik bola pecinta La Liga, karena ia dianggap belum tentu berhasil menyamai rekor Carlo Ancelotti yang berhasil membawa Real Madrid saat memboyong piala Liga Champion untuk ke 10 kalinya.

Banyak pihak menganggap, bahwa presiden Real Madrid, Florentino Perez salah pilih. Kemenangan atas Real Betis cukup membuktikan bahwa El Real belum tamat. Bahkan, tiga poin ini mendorong Real Madrid untuk bangkit dan menyaingi Barcelona yang berada di satu peringkat di atasnya, dimana Real Madrid kini berada di peringkat ke lima klasemen liga Spanyol dengan poin 4. Barcelona lebih beruntung karena sukses menyelesaikan dua pertandingan jadwal bola sebelumnya dengan kemenangan penuh sehingga kini Barcelona mengantongi poin 6.

1 Comments
admin posted this 11 September 2015 - Last edited 11 September 2015

Harapan Real Madrid adalah mengalahkan Espanyol di akhir pekan ini, meski masih ada dua pertandingan berat yang menanti di pekan keempat dan kelima, yakni melawan Athletic Bilbao dan Atletico Madrid. Kemenangan di pekan ketiga ini jauh lebih penting, karena hal ini menyangkut keberhasilan mereka beroleh poin 3, dan menggeser Barcelona yang bakal melawan tim super berat, Atletico Madrid.

Dalam laga kali ini, dua pemain yang dipastikan absen adalah James Rodriguez dan Danilo. Keduanya mengalami cedera, setelah menjalani pertandingan di tim nasional mereka, yakni Kolombia dan Brazil. Dani Carvajal dianggap pas menggantikan posisi Danilo, sedangkan Isco, akan menggantikan Rodriguez.

Real Madrid masih mengandalkan Keylor Navas sebagai penjaga gawang. Beruntung, ia dilapisi oleh para pemain belakang super tangguh seperti Raphael Varane, Sergio Ramos, Marcelo Vieira, dan Dani Carvajal. Lini tengah Real Madrid yang bakal menghambat laju para penyerang Espanyol adalah Toni Kroos, Luka Modric dan Isco. Sebagai tumpuan Real Madrid di lini depan, Karim Benzema, Gareth Bale, dan Cristiano Ronaldo sudah pasti akan diturunkan.

 

 

Sementara itu, Espanyol juga tak mau begitu saja dianggap tim kemarin sore. Berlaga di kandang sendiri tentu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sergio juga bakal menurunkan formasi tim inti seperti Felipe Caicedo dan Gerard Moreno Balaguero di lini depan. Sedangkan lini tengah masih dipercayakan kepada Victor Sanchez Mata, Francisco Montanes, Javi Lopez, dan Victor Alvarez Delgado. Nah, untuk menghambat laju Benzema cs, Alvaro Gonzalez, Antonio Raillo, Enzo Roco, dan Ruben Duarte harus benar-benar menjaga gawang yang dikawal oleh Pau Lopez.

 

Kendati Real Madrid adalah tim tamu, para pakar atau pengamat bola memprediksi kemenangan Real Madrid, meski menang tipis. Hal ini berdasarkan rekam jejak Real Madrid yang ‘terlambat panas’. Setelah kemenangan telak 5-0, El Real rupanya sudah siap dengan pertarungan selanjutnya, demi ambisi menggeser rival-rival utama, yakni Barcelona dan Atletico Madrid. Benitez pun tak ingin ambil resiko dengan mendengar kritik pedas atas dirinya. Ia akan membuktikan bahwa ia mampu menangani tim sekelas Real Madrid, meski tidaklah mudah. Biasanya, El Real selalu bangkit saat tim ini merasa tertantang. Memang tidak mudah, tetapi kecil kemungkinan Real Madrid untuk kalah.

 

Rekor Head To Head Espanyol vs Real Madrid

Biasanya, rekor pertemuan antara kedua tim bukanlah jaminan untuk hasil akurat sebuah pertandingan. Tetapi, ada kalanya sejarah terulang. Espanyol memang tidak pernah menang atas Real Madrid, kecuali delapan tahun yang lalu. Sebaliknya, Madrid telah menang sebanyak 14 kali dari 17 kali pertemuan—sisanya berakhir seri—dimana El Real pernah menang enam kali berturut-turut.