Atletico Madrid vs Barcelona - 13 September 2015

  • 580 Views
  • Last Post 09 September 2015
admin posted this 09 September 2015 - Last edited 11 September 2015

Atletico Madrid vs Barcelona; Pembuktian Harga Diri Yang Tertunda

Pertemuan antara Atletico Madrid vs Barcelona yang akan digelar pada 13 September mendatang seolah mengingatkan publik bola akan kejayaan Barcelona di musim lalu. Ya, terakhir kalinya pertemuan antara kedua tim yang bersaing selama puluhan tahun ini adalah saat bersejarah dimana Barcelona berhasil merebut gelar Liga Spanyol musim lalu. Kemenangan Barcelona 0-1 di Vicente Calderon merupakan penentu keberhasilan Barcelona meraih juara La Liga. Gol semata wayang Lionel Messi di menit ke 65 merupakan mimpi buruk bagi Atletico Madrid, sekaligus Real Madrid yang mengharapkan kekalahan Barcelona supaya gelar juara jatuh ke tangan mereka.

 

 

Kini, Vicente Calderon kembali menghadirkan laga penuh gengsi ini. Kali ini, stadion yang menjadi markas Atletico Madrid ini bakal menjadi ajang pertaruhan nama besar dari kedua tim. Jadwal Liga Spanyol memang baru memasuki pekan ke 3, dimana Barcelona kini berada di peringkat ke-4 klasemen Liga Spanyol dengan poin 6, sama dengan Atletico Madrid yang justru lebih unggul satu tingkat diatasnya. Kedua tim tak terkalahkan di dua pertandingan, namun perolehan gol Atletico Madrid jauh lebih menjanjikan. Atletico Madrid sudah mengoleksi 4 gol, sedangkan Barcelona baru mencatat dua gol saja.

Nah, Atletico Madrid yang sekarang sudah berbeda dari yang dulu. Pasukan Diego Simeone ini berbenah dengan bongkar pasang formasi sekaligus memilih pemain yang dianggap dapat melanjutkan kejayaan tim, sekaligus meraih lagi gelar yang pernah diraih pada 2014 lalu. Entah kini Atletico Madrid dapat menyaingi Barcelona atau tidak, memang hanya waktu yang dapat membuktikan. Bahkan, pertandingan yang akan digelar di pekan ketiga inilah yang mungkin dapat menunjukkan bagaimana jika tim ini menghadapi salah satu rival terberatnya.


Diego Simeone dipastikan akan menurunkan Jackson Martinez. Pemain yang baru saja diboyong dari Porto ini dipastikan menjadi ujung tombak Atletico bersama dengan Antoine Griezmann, Ferreira Carrasco.

 

 

Sedangkan yang akan bertugas menyuplai serangan adalah Gabi, Tiago Mendes dan Koke. Mereka bisa berkonsentrasi dengan membantu serangan, karena lini belakang sudah cukup tangguh dengan keberadaan Diego Godin, Juanfran, Filipe Luis dan Jose Maria Gimenez. Pilihan penjaga gawang pun dipastikan akan jatuh pada Jan Oblak.


Bagaimana dengan Luciano Vietto yang baru saja diboyong dari Villarreal? Vietto memiliki catatan prestasi yang cukup bagus dimana ia sudah mencetak 20 gol dalam 48 pertandingan musim lalu La Liga, di usianya yang ke 21. Tetapi, untuk pertandingan maha penting ini, mungkin Simeone cenderung akan menaruhnya di bangku cadangan.

 


Tentu, Simeone juga harus memerhatikan kekuatan di lini belakang. Sejauh ini, Atletico Madrid sudah membuktikan bahwa tim ini sulit ditembus. Tetapi, apakah pemain sekaliber Lionel Messi masih belum dapat menembusnya? Ini adalah tantangan terberat karena Barcelona tentu ingin mengulang sukses di Vicente Calderon seperti musim lalu.


Barcelona Perlu Pertajam Lini Depan Sekaligus Mantapkan Pertahanan

Sejauh ini, Barcelona dianggap belum menunjukkan keperkasaannya. Memang, dua kali bertanding sejak musim 2015-2016 dimulai, belum dapat dijadikan acuan akan keberhasilan sebuah tim. Namun, bagi juara bertahan, tampil mengesankan secara konsisten adalah wajib hukumnya. Hal inilah yang menjadi tantangan Luis Enrique. Tim yang diarsitekinya masih belum dapat menunjukkan performa juara seperti yang sudah disuguhkan tahun lalu. Bahkan, di piala Super Cup, awal musim ini, Barcelona justru kalah dari Athletic Bilbao 1-0, meski akhirnya El Barca membalas kekalahan dengan skor yang sama saat menghadapi tim ini di Liga Utama Spanyol.

 

1 Comments
admin posted this 09 September 2015 - Last edited 10 September 2015

Pertandingan jadwal bola di pekan kedua pun ternyata masih belum dapat memuaskan publik sepakbola, terutama para penggemar Barcelona. Tim ini hanya unggul tipis dari tim kecil Malaga. Tentu, kali ini bukanlah kemenangan tipis yang diharapkan oleh Barcelona. Nama besarnya telah memaksa tim Catalan ini untuk dapat unggul lagi dari Atletico Madrid, yang tengah berada pada kondisi puncak.


Pasukan inti Barcelona akan berkisar pada nama-nama yang sama seperti di laga-laga sebelumnya. Dan, Messi pasti menjadi pilihan utama dari Enrique, dimana ia seolah menjawab rumor yang santer menyebutkan bahwa Messi akan hengkang dari Barcelona setelah mendapat tawaran nilai transfer yang sangat tinggi dari tim-tim raksasa dari liga-liga Eropa lainnya seperti Inggris dan Italia. Hingga kini, memang belum ada bukti bahwa Messi akan pergi. Manajemen tim menyatakan bahwa Messi akan bertahan hingga gantung sepatu.


Bersama dengan Messi di lini depan adalah Rafinha. Gelandang serang yang satu ini telah lama menjadi tumpuan Barcelona di laga-laga akbar. Tentu, striker andalan lainnya, Luis Suarez dipastikan akan membantu tugas Messi yang berambisi mengoyak jala Jan Oblak.

 


Lini tengah Barcelona pun harus benar-benar bekerja ekstra keras, mengingat bahwa tiap lini Atletico Madrid memiliki kekuatan luar biasa. Di barisan tengah, Enrique akan mempercayakannya kepada Andres Iniesta, Sergio Busquets, dan Ivan Rakitic serta Xavi.


Nah, di lini belakang, masih ada nama-nama terpercaya seperti Jordi Alba, Thomas Vermaelen, dan Gerard Pique. Ketiganya bakal menjadi pelapis terkuat untuk menahan gempuran para pemain Atletico Madrid yang berniat mengoyak jala Claudio Bravo.


Pertandingan ini memang bukanlah pertandingan penentuan hidup dan mati antara kedua tim. Namun, sekali lagi, nama besar sekaligus reputasi antara dua tim yang selalu bersaing memperebutkan posisi inilah yang menjadi pertaruhan. Pecinta bola di seantero jagat tidak mungkin absen menyaksikan laga akbar jadwal bola yang satu ini, kendati La Liga masih menyisakan banyak pertandingan yang akan mengubah susunan peringkat di klasemen hingga pertengahan tahun depan.


Bagi Atletico Madrid, laga ini adalah pembuktian harga diri yang tertunda. Sedangkan bagi Barcelona, pertandingan di pekan ketiga ini harus menjadi momen pengulangan kejayaan sebagai sang juara bertahan.